Kongres Luar Biasa Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) akhirnya terlaksana berkat kerja keras seniornya., Aspar Patturussi, atau Piet Pagau, Sandec Sahetapy dan lainnya yang menginginkan Parfi bisa bersatu dan kokoh seperti dahulu kala.

Para senior yang tergabung dalam panitia pelaksana itu sukses menggelar Kongres Luar Biasa Parfi pada Minggu (12/3/2017) di Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Kuningan Jakarta Selatan.

Pemilihan di KLB Parfi tersebut memang berjalan sangat demokratis dan terpilihnya Febryan Adhitya sebagai Ketua Umum Parfi 2017–2021.

Dalam proses pemilihan, Febryan Adhitya yang juga Ketua Karyawan Film dan Televisi (KFT) mengungguli dua bakal calon ketua, KP Norman Sopan dan Boy Tirayoh.

Dalam sambutannya Febryan mengatakan, terpilihnya dirinya tersebut merupakan tanggung jawab yang berat untuk memimpin PARFI  kedepan.

“Salah satu tugas saya adalah untuk menyatukan kembali PARFI  yang selama ini telah terpecah belah.  PARFI  adalah rumah untuk semua insan film,  maka saya akan mengembalikan semua artis ke PARFI  sebagai rumahnya,” ungkap Febryan Adhitya dalam sambutannya.

Keinginan Febryan Adhitya tampaknya mendapat dukungan dari salah satu peserta kongres dari Koordinator Daerah Parfi Cilacap, Sisworo.

“Kami menginginkan Parfi kembali solid memajukan perfilaman nasional,” ujar Sisworo yang mengaku KLB pemilihan Ketua Umum PB PARFI sangat demokratis.

Menurut Sisworo KLB PARFI kali ini sangat mewakili anggota karena panitia KLB memberikan kewenangan penuh kepada seluruh anggota Parfi yang memiliki suara dalam memilih calon Ketua Umum Parfi mendatang.

SHARE
Previous articleCharlie Sahetapy
Next articleUsmar Ismail Award 2017

LEAVE A REPLY