Diskusi Triwulan (DILAN) PARFI. Eksistensi Organisasi Perfilman & Badan Perfilman Indonesia (BPI)

Dalam menghadapi tantangan kedepan, dunia perfilman Indonesia harus berbenah diri, untuk mewujudkan cita-citanya sebagai bagian dari agen kebudayaan nasional Indonesia.

Namun ditengah tantangan zaman yang kian penuh persaingan tersebut, insan perfilman tidak bisa bergerak sendiri. Ia butuh dukungan dari seluruh stakeholders yang ada.

Sineas, Penonton Film, Pendistribusi Film, Kritikus Film, Litbang Film, Artis Film, Investor Film, Wartawan Film, Seniman Film lainnya dan juga Pemerintah harus bersinergi dalam menciptakan suatu ekosistem perfilman yang baik.

Eksistensi organisasi perfilman dan Badan Perfilman Indonesia (BPI) harus rigit diatur dengan benar, di dalam UU Perfilman. UU yang ada saat ini, yaitu UU No. 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, betul-betul butuh direvitalisasi agar seluruh stakeholder perfilman itu mempunyai legal standing yang kuat agar ekosistem perfilman berjalan lebih baik lagi, tinggal landas dan bertumbuh.

Oleh karena itu, PARFI mengajak stakeholder untuk sama-sama mendiskusikan dan BRAIN-STORMING bagaimana supaya eksistensi organisasi perfilman ini bisa melakukan kontribusi yang benar untuk ekosistem perfilman bersama-sama dengan regulator / pemerintah, agar SENI BUDAYA FILM NASIONAL INDONESIA ini menjadi lebih baik lagi.

The event is finished.

Date

Mar 25 2021
Expired!

Time

12:00 - 16:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *